Ridwan Kamil resmi melantik Eka Supria Atmaja menjadi Bupati Bekasi

Eka Supria Atmaja Resmi Dilantik jadi Bupati Kabupaten Bekasi

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi melantik Eka Supria Atmaja menjadi Bupati Bekasi dengan sisa masa jabatan 2017-2022 di Gedung Sate, Kantor Gubernur Jawa Barat, Bandung pada 12 Juni 2019, lalu. Pelantikan Eka Supria Atmaja menjadi Bupati Bekasi sesuai dengan amanat Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 13132-1192 Tahun 2019 tentang pengesahan dan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Provinsi Jawa Barat.

 

Kini, Eka Supria Atmaja resmi memegang pucuk pimpinan di tubuh pemerintahan Kabupaten Bekasi. Dilansir dari Humas Pemkab Bekasi, Eka mengaku, di masa kepemimpinannya hingga 2022 mendatang, ia akan melanjutkan program kerja yang telah dibuat. Dengan mendorong optimalisasi kinerja aparatur pemerintah yang ada, ia optimis target yang telah dibuat akan tercapai. Program-program prioritas yang akan difokuskan menurutnya adalah realisasi investasi dan pendirian mal pelayanan publik.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga akan terus dilakukan untuk mempermudah mobilisasi masyarakat, baik infrastuktur jalan, infrastruktur pendidikan maupun infrastruktur kesehatan yang telah dianggarkan tahun 2019. Beberapa yang akan diselesaikan Eka Supria Atmaja di antaranya adalah 28 titik perbaikan jalan di Kabupaten Bekasi, pembangunan 17 jembatan, 41 bangunan Sekolah Dasar, 11 bangunan SMP, 11 Puskesmas baru, dan 3 Puskesmas yang akan direnovasi.

Lebih lanjut, Eka mengaku, dalam rangka mendukung percepatan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil bagi warga Kabupaten Bekasi, pihaknya melalui Disdukcapil akan melakukan pelayanan keliling ke 164 Desa dengan menggunakan 3 Mobil Pelayanan Keliling yang tersedia. Selain itu Inovasi Pelayanan Kios Capil sebanyak 7 Kios yang difasilitasi Daring dengan menggunakan Sosial Media Whatsapp sebagai sarana komunikasi warga kepada petugas. Yang tidak kalah penting bahwa pihaknya juga sedang mengkaji perihal pembukaan Mal Pelayanan Publik sehingga masyarakat tidak perlu repot datang ke Kantor Disdukcapil.

 

Eka juga memastikan, dirinya akan berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat untuk merancang aturan yang memuat tentang penyerapan tenaga lokal, selain itu Program peningkatan kesempatan kerja: pelatihan dan sertifikasi calon tenaga kerja agar dapat langsung diserap oleh industri di Kabupaten Bekasi, serta pelatihan bagi masyarakat produktif dalam rangka mengurangi angka pengangguran (wirusaha mandiri).

 

Meski tidak mudah mewujudkan program-program yang telah dirancang tersebut, Eka Supria Atmaja percaya, bahwa dengan kerjasama yang baik dan terintegrasi antar seluruh pemangku kepentingan yang ada, program-program tersebut dapat direalisasikan. Ia juga mengatakan, peningkatan kualitas mental para aparatur sipil negara yang ada di Kabupaten Bekasi juga penting dilakukan agar tidak terjadi lagi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan.(cha)

 

 

keterangan foto:

(humas Pemkab Bekasi)